Select Page

Ketika saya bekerja sebagai seorang sales asuransi, saya pernah dipimpin oleh kurang lebih 4 supervisor karena setiap 3 bulan selalu ada pergantian tim di tempat kami bekerja, dan dari masing – masing supervisor itu memiliki strategi dan cara kerja yang berbeda.

Dari ke empat orang supervisor itu saya pernah berbeda prinsip denganĀ  satu orang supervisor saya, karena strategi dan cara kerjanya yang sering sekali tidak sesuai dengan hati nurani saya. Dan selalu merasa dirinya yang benar dan dia selalu bangga dengan keberhasilannya di masa lalu yang dia sendiri tidak sadar bahwa keadaan yang di hadapi saat itu sudah tidak sesuai lagi dengan cara – cara yang lama.

Dan yang paling membuat saya dan mungkin teman – teman yang lain nya adalah kurang nya kepercayaan terhadap kami yang bekerja di lapangan sehingga dalam 1 hari dia bisa telepon kami sampe 3 kali untuk menanyakan hasil dan posisi kami dimana saat itu, sehingga terkadang kami bekerja tidak nyaman dan ujung – ujung nya merasa terbebani dengan target, dan yang membuat saya bingung adalah jarang sekali dia memberikan solusi terhadap kesulitan – kesulitan yang kami hadapi di lapangan.

Tetapi sekarang saya bisa mengambil hikmah dari itu semua, setelah saya memutuskan keluar dari pekerjaan saya sebagai seorang sales dan memberanikan diri untuk membuka usaha bersama istri saya tercinta, dan pelajaran atau hikmah yang bisa saya ambil untuk bisa saya terapkan untuk karyawan/marketing saya adalah dengan memberikan kepecayaan terhadap mereka, kemudian memberikan strategi untuk meraih target dengan cara – cara yang benar dan menjujung tinggi kejujuran, sehingga mereka bekerja dengan hati yang damai.

@Davied_vier