Select Page

Allah telah mengungkapkan dalam surat Al-Baqarah ayat 261, “Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir, terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas Karunia-Nya lagi maha mengetahui.

Janji-Nya begitu nyata. Siapapun yang bersedekah, tidak akan pernah miskin. Ia menjadi kaya. bersedekah adalah anomali dari segala perhitungan dunia. Bahkan, Rasulullah Saw bersabda, “Turunkanlah rezekimu dari Allah dengan mengeluarkan sedekah.” (HR. Al-Baihaqi)

Pertanyaannya adalah mengapa Allah dan Rasul-Nya memberikan anugerah yang demikian besar kepada orang-orang yang tidak pelit dan yang tidak “hitung-hitungan”? dalam berbagai kegiatan biasanya kita memakai rumus yang linear. Jika ada dua jeruk lalu kita memberikan satu untuk tetangga, berarti kita tinggal mempunyai satu yang nampak oleh mata memang begitu, tetapi kenyataannya yang terjadi tidaklah demikian.

Kita memang kehilangan satu jeruk. namun keesokan harinya ada saja kemudahan-kemudahan yang diberikan Allah Swt untuk kita tiba-tiba ada proyek baru yang nilainya luar biasa. Di sinilah letak keajaibannya. setiap kita mengeluarkan sesuatu dengan tulus, dalam sekejab kita akan memperoleh gantinya, sudah banyak orang yang membuktikannya.

Yang harus kita yakini adalah ketika kita mengeluarkan uang untuk memakmurkan masjid, kita mengerahkan tenaga untuk berdakwah. Maka lakukan kegiatan-kegiatan itu dengan cara yang baik, lalu lupakan, masalah nanti akan diganti atau tidak itu bukan urusan kita biarkan itu menjadi urusan Allah Swt.

Follow My Twitter @davied_vier