Select Page

Pada tanggal 28-30 Sept  2015 saya diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman untuk temen-temen yang bersekolah di MAN (Madrasah Aliyah Negeri) yang berada di beberapa kota di Sumatera Utara, setibanya  di bandara Kualanamu saya langsung di jemput oleh tim. Dari Kualanamu saya langsung menuju ke daerah Madina kabupaten Mandailing Natal.

Dalam perjalanan saya bertanya pada tim dan juga driver yang mengantarkan saya menuju ke lokasi, yang saya tanyakan berapa lama waktu tempuh kita untuk sampai ke lokasi, uwak pun menjawab kira-kira 12 – 15 jam… dalam hati saya wow jauh sekali perjalanannya, namun hal itu tidak mengurangi niat dan semangat saya untuk berbagi pengalaman buat teman-teman disana, karena untuk saat ini hanya pengalamanlah yang bisa saya bagi buat temen-temen disana .

Dalam perjalanan menuju kesana saya disuguhi pemandangan yang sangat luar biasa jalanan yang berkelok dengan pemandangan gunung serta hutan, saya pun sempat melewati danau toba dan sempat mampir disana untuk beristirahat dan foto-foto.. he..he.. setelah beristirahat kami pun melanjutkan perjalanan karena jalanan yang berkelok dan ada beberapa bagian jalan yang rusak ban kami pun pecah di tengah malam he..he..

Kami pun berhenti sebentar untuk mengganti ban, setelah selesai kami melanjutkan perjalanan kembali, dan ketika menjelang pagi kira-kira jam 3 ban kami pun pecah kembali.. dalam hati ya Allah sudah nggak ada ban serep lagi dan posisinya dijalan yang sepi dan gelap, akhirnya kami pun sepakat untuk meminggirkan mobil dan tidur di mobil sambil menunggu pagi.

Pagi pun hadir dan kami pun memutuskan melanjutkan perjalanan dengan menyewa angkot he..he.. dari tempat kami berhenti menuju ke MAN yang berada di Madina sekitar 1,5 jam lagi, singkat cerita kami pun sampai di penginapan dan kami istirahat sebentar setelah itu kami menuju ke lokasi, sesampainya di lokasi saya pun diperkenalkan dengan bapak kepala sekolah yang sangat ramah.

Setelah berbincang-bincang sebentar saya pun di ajak oleh bapak kepala sekolah ke sebuah mesjid dan ternyata disana sudah menunggu sekitar 500 – 700 orang murid MAN saya pun sedikit kaget haaaaa banyak amat muridnya he..he.. dan alhamdulillah temen-temen di MAN Madina sangat luar biasa mereka begitu antusias dan sangat luar biasa sehingga rasa letih saya terbayarkan semua, semoga temen-temen di MAN Madina bisa meraih semua yang di cita-citakan.. Aamiin

Selesai dari MAN Madina kami pun langsung bergegas menuju MAN Kualuh Hulu dengan menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam tanpa menggunakan ban serep karena ketika di Madina kami hanya membeli 1 buah ban saja he..he.. dan Alhamdulillah kami tiba di penginapan dengan selamat dan kami pun langsung istirahat karena besok pagi harus berbagi dengan teman-teman di MAN Kualuh Hulu.

Pagi pun tiba saya dan tim bergegas menuju Kualuh Hulu kami pun di sambut oleh ibu kepala sekolah yang sangat baik, kami dan tim disediakan sarapan lontong medan, selesai sarapan saya pun bergegas menuju aula yang disediakan dan acara pun dimulai saya pun senang melihat antusiasme para murid dan juga guru-guru yang ikut di dalam kelas, sehingga rasa letih dan rindu akan rumah pun terbayarkan.

Setelah selasai kami pun melanjutkan ke satu sekolah lagi yaitu di MAN 50 dan lanjut ke kualanamu untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta dalam perjalanan pulang saya pun berdoa dalam hati semoga temen-temen yang sekolah di MAN daerah Sumatera Utara bisa meraih semua cita-citanya, dan untuk para guru yang bertugas di daerah semoga diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalankan tugas.